Mengolah Limbah Cair Kotoran Ternak Sapi Dengan Teknologi Pengolahan Limbah Anaerobic WWTP UASB (Up-Flow Anaerobic Sludge Blanket)

Usaha peternakan sapi tidak dapat dihindari untuk tiap daerah di seluruh pelosok Indonesia. Para pengusaha ternak ini bertujuan untuk memenuhi pangan untuk kebutuhan sekitar daerah peternak akan daging ternak. Di Indonesia sendiri populasi sapi terus meningkat hingga 18 juta ekor. Namun karena peningkatan jumlah ternak sapi memberikan potensi limbah yang dapat mencemar lingkungan. Contohnya pada Agustus 2021, warga kampung Sukahaji, Bandung Barat diterjang banjir kotoran sapi yang meluber dari saluran pembuangan di area pemukiman. Bahkan bukan cuma warga, untuk Industri pengolahan pangan seperti PT. Greenfields mencemari ikan ternak karena kontaminasi limbah kotoran sapi. Limbah air dari kotoran sapi tiap 20 ekor terlokalisasi akan menimbulkan masalah lingkungan dimana hal ini telah diatur pada Surat Keputusan Kementrian Pertanian No. 237/KPTS/RC410/Tahun 1991 tentang pembatasan usaha peternakan yang harus melakukan evaluasi lingkungan. Satu ekor sapi dengan bobot 400 hingga 500 kilogram dapat menghasilkan limbah padat dan cair sebesar 27,5 hingga 30 kilogram/ekor/hari.

Macam Limbah Dari Peternakan 

Pada umumnya limbah dari ternak berasal dari kotoran yang dihasilkan baik berupa limbah padat, cairan, maupun pakan. 

  • Limbah padat dari limbah peternakan merupakan kotoran, ternak yang mati dan isi perut dari pemotongan ternak, 
  • Limbah cair adalah semua limbah ternak dalam bentuk urin, pencucian alat-alat pemeliharaan ternak maupun air kontaminasi dari kotoran ternak. 

Banyak limbah peternakan sapi dibuang 56,67 persennya tidak mengolahnya sebelum dibuang ke badan air seperti sungai dan laut sehingga dapat memicu terjadinya pencemaran lingkungan. Kebanyakan pencemaran oleh aktivitas peternakan berasal dari limbah feses, urin, sisa pakan dan air pembersihan atau pemeliharaan ternak. Hal ini menimbulkan protes dari kalangan masyarakat sekitar apalagi air yang tercemar tersebut jika terkena kulit menimbulkan rasa gatal dan menimbulkan bau yang menyengat. Limbah cair dari ternak mengandung pH, TDS, TSS, COD yang tinggi, BOD, H2S Nitrit dan Nitrat masih berada di bawah baku mutu limbah cair. 

Upaya Pengurangan atau Pengolahan Limbah Ternak

Pengolahan limbah yang kurang baik akan menjadi masalah serius terhadap masyarakat maka dari itu diperlukan pengolahan limbah sebelum limbah ternak itu dibuang ke badan air. Maka dari itu seluruh limbah ternak terutama dari kotoran dari ternak yang banyak mengandung senyawa yang berbahaya apalagi dapat mencemari air yang menjadi sumber utama bagi manusia, dan air tersebut yang mengandung Metana yang berbahaya jika dihirup ataupun menguap ke udara. Banyaknya jumlah sapi serta limbah kotoran yang dihasilkan mengharuskan pihak peternak untuk menampung terlebih dahulu kotoran tersebut. Kotoran sapi tidak boleh langsung dibuang begitu saja di tanah karena jika terkena air kemudian mengalir ke permukaan air dapat mengganggu ekosistem. 

Pengolahan Limbah Kotoran Sapi dengan Anaerobik UASB

Pengolahan air limbah kotoran dan urin sapi dapat diolah dengan penggunaan teknologi IPAL industri anaerobic Anapak UASB (Up-Flow Anaerobic Sludge Blanket). Dengan beberapa keunggulan seperti biaya pembuatan yang terjangkau, biaya operasional yang rendah, memiliki efisiensi yang tinggi dalam mengurangi kandungan organik dalam limbah. Air limbah blackwater atau berasal dari kotoran ini sangat baik jika diolah dengan teknologi WWTP Anaerobic UASB karena memiliki kandungan organic yang tinggi selain menghasilkan air dengan kadar konsentrasi pencemar yang rendah juga bisa menghasilkan biogas yang berguna untuk dijadikan sumber energi tambahan untuk produksi. Sedangkan limbah padatan dari lumpur kotoran sebelum dimasukkan kedalam sistem anaerobik dapat menghasilkan pupuk kompos. Biasanya sebelum memasuki sistem anaerobic lumpur kotoran terlebih dahulu dipisahkan padatan dan cairannya dengan Scew Press Dewatering Press

Pelajari Pengolahan Limbah Kotoran Ternak Sapi dengan Sistem Anaerobic UASB 
Atau hubungi +6282348114479


Get A Free Webinar, Consult and Training ? Register !!