kepatuhan pengolahan air limbah

Sorotan dari Webinar Nasional Grinviro Bersama DLH Jatim: Tingkat Kepatuhan Pengolahan Air Limbah Masih Rendah

Pada tanggal 30 Juli 2025, PT Grinviro Biotekno Indonesia menyelenggarakan Webinar Nasional bertemakan “Smart Planning for a Compliant Wastewater Treatment Plant” yang mengangkat isu-isu penting seputar pengolahan air limbah domestik dan industri. Acara ini dihadiri oleh para ahli, regulator, pelaku industri, serta pemerhati lingkungan. Salah satu fokus utama webinar adalah hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan perencanaan IPAL dan rendahnya tingkat kepatuhan pengolahan air limbah oleh pelaku usaha terhadap regulasi pengelolaan limbah, serta pentingnya merancang dan mengoperasikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) secara tepat dan berkelanjutan.

Dalam sesi webinar ini, Arif Palupi Sandy selaku Fungsional PEDAL Ahli Muda Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, menekankan bahwa pengusaha harus lebih serius dalam mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Pengelolaan air limbah bukan sekadar kebutuhan operasional, tapi juga tanggung jawab moral dan hukum. Setiap perencanaan IPAL harus diawali dari penyusunan dokumen teknis yang akan digunakan untuk mengajukan permohonan persetujuan teknis (Pertek). Banyak kasus menunjukkan bahwa perusahaan kurang siap secara administratif maupun teknis, apalagi dalam aspek operasional dan pemeliharaan IPAL,” jelas Arif.

narasumber Webinar naional dari DLH Jatim

Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan perusahaan dalam mengoperasikan, memelihara, dan merawat IPAL. Menurutnya, banyak perusahaan yang hanya berorientasi pada pembangunan fisik IPAL tanpa mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan pemantauan.

Tingkat Kepatuhan Pengolahan Air Limbah Masih Rendah

Sementara itu, Pak Bissyaifoel selaku Pengawas Lingkungan Ahli Madya Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, menambahkan bahwa ketidaktaatan pelaku usaha masih menjadi masalah besar.

“Dari 330 data pengawasan yang masuk, hanya sekitar 25% pelaku usaha yang menunjukkan ketaatan terhadap peraturan. Sisanya masih dalam kategori tidak taat,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa ada sanksi administratif yang cukup berat terkait pencemaran lingkungan, dan itu sudah diatur dalam perundang-undangan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa kewenangan pengawasan kini terbagi dari tingkat Bupati, Gubernur hingga Menteri, dan adanya pengangkatan pejabat fungsional dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai pengawas resmi.

Dalam sesi teknis yang tak kalah penting, Nafia Afuw Rouf selaku Business Development Manager dari PT Grinviro Biotekno Indonesia, membagikan wawasan mengenai bagaimana menyusun basic design WWTP secara tepat dan terstruktur. Menurut Nafia, proses desain IPAL seharusnya selalu dimulai dari data yang valid dan akurat terkait karakteristik air limbah dan kondisi operasional usaha.

“Langkah pertama adalah melakukan identifikasi air limbah, baik dari jenis aktivitas industri maupun sumber pencemar yang dominan. Ini menjadi fondasi untuk menentukan proses pengolahan apa yang paling sesuai,” jelas Nafia.

Setelah itu, dilakukan estimasi flow rate harian, yaitu perkiraan volume air limbah yang dihasilkan per hari. Estimasi ini penting untuk menentukan kapasitas IPAL yang akan dibangun, dan untuk memastikan bahwa sistem tidak akan kelebihan beban, terutama saat terjadi lonjakan aktivitas produksi.

Dengan perencanaan yang sistematis, Nafia berharap pelaku industri tidak hanya membangun IPAL untuk memenuhi syarat dokumen perizinan, tetapi benar-benar menggunakannya sebagai bagian dari strategi bisnis berkelanjutan.

Webinar ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pelaku usaha agar tidak menganggap remeh pengelolaan air limbah. Selain mematuhi peraturan, pengelolaan IPAL yang baik juga merupakan kontribusi nyata dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

Visit Us:

  • 7th floor,1#Building ,No.200 Sanmen Road ,Yangpu District ,Shanghai ,China
  • The Prominence Office Tower Lt. 28, Jl. Jalur Sutera Barat, Tangerang
  • Jl Utama Modern Industri Blok AA No.5, Kawasan Modern Industri Cikande
  • Ciputra World Office Surabaya Lt. 29, Jl. Mayjen Sungkono, Surabaya
  • Pattene Business Park Blok W3a Makassar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top